Jokowi: Pencitraan Apanya? TV dan Koran Enggak Punya

Jokowi: Pencitraan Apanya? TV dan Koran Enggak Punya | Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah bahwa segala yang dikerjakannya di Jakarta selama ini hanya untuk pencitraan. Menurut Jokowi, dirinya tidak memiliki media massa yang bisa mendukungnya dalam melakukan kegiatan pencitraan.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dikelilingi wartawan media negara asing yang mewawancarainya dalam perjalanan menuju Koja, Jakarta Utara, Jumat (7/2/2014)
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dikelilingi wartawan media negara asing yang mewawancarainya dalam perjalanan menuju Koja, Jakarta Utara, Jumat (7/2/2014).

"Jokowi cuma pencitraan, pencitraan apanya? Saya aja (stasiun) TV enggak punya. Kalau ada TV yang terus memberitakan saya, ya, salah sendiri," kata Jokowi.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam acara "Menuju Good Governance: Reformasi Birokrasi dan Peran Mahasiswa", di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (19/2/2014).

"Saya juga enggak punya koran. Pencitraan dari mana? Saya juga enggak pernah mengiklankan diri, ya, duit dari mana?" kata Jokowi yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari para mahasiswa Universitas Paramadina.

Dalam acara tersebut, Jokowi membahas segala kebijakan yang telah dikerjakannya selama memimpin Jakarta, mulai dari penertiban PKL di Tanah Abang yang disertai pembenahan di Pasar Blok G; relokasi warga yang tinggal di bantaran kali yang disertai pembenahan rumah susun; revitalisasi dan pembangunan waduk untuk mencegah banjir; program KJS dan KJP; serta lelang jabatan di dalam sistem birokrasi Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Jokowi didaulat menjadi pembicara pertama. Pembicara lain yang turut hadir adalah Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan; Wali Kota Bogor Bima Arya; dan staf ahli Kementerian PU Rusdianto.

Sumber: Kompas.com

1 komentar:

Posting Komentar

Recent Posts